Sekantor dengan Lia membuat imajinasi birahiku seakan selalu saja terpicu. Sebenarnya aku selalu mencari kesempatan untuk dapat ngocok di dekatnya. Tapi itu merupakan hal yang mustahil... Hingga pada tanggal 19-04-2008, aku punya ide untuk mencampurkan air kencingku ke gelas minumannya. Saat itu dia sedang keluar ruangan dengan meninggalkan gelas minumannya. Satu gelas teh manis ada di mejanya. Tanpa menunggu waktu yang lama, kemudian aku ambil gelas tersebut. Waktu yang sangat tepat, karena aku juga sedang kebelet kencing. Akhirnya pada jam 08:45 aku mencampurkan air kencingku ke dalam gelasnya yang berisi teh manis. Tak berapa lama kemudian Lia kembali masuk ke ruangan dan duduk di sampingku. Kami ngobrol, sementara dalam hatiku berharap agar dia segera meminum teh manisnya. Kutandai pertama kali Lia minum teh manis yang sudah kucampur dengan air kencingku pada jam 10:17, tapi hanya sedikit yang dia minum. Kemudian pada jam 10:25 dia minum lagi sambil berkumur sebelum menelannya. Dan pada akhirnya, jam 11:51 dia menghabiskan seluruh teh manis yang ada di gelasnya di depan mataku. Wow... gimana Lia, enakkan rasa air kencingku? Padahal saat itu banyak juga air kencingku yang kucampur di dalam gelas minumannya.