Kamis, 13 Agustus 2015

Ngocok Di Depan "Fifah"

Sampai sekarang Fifah kalau bertemu denganku pandangan matanya selalu saja mengarah ke kontolku, padahal aku tidak sedang ngocok lho...

Sore itu tanggal 02-05-2011 aku ngocok di dapur rumah mertuaku. Memang yang membuat aku agak malas ngocok di rumah mertuaku karena sangat jarang cewek-cewek yang melintas di sana. Tapi memang lagi beruntung aja saat aku ngocok di dapur, karena pada jam 16:33 tiba-tiba Dea—anak perempuan berumur ± 5 thn—berhenti di depan pintu dapur dan dengan sangat jelas dia melihat aku ngocok. Tapi gak lama karena keburu dia berlalu pergi. Ah... posisi gantung seperti itu membuatku jadi serba salah. Untungnya Fifah—anak perempuan yang les di rumahku—datang. Aku sambut kedatangan Fifah dengan kontol yang sengaja aku keluarkan dan ngocok di depannya. Aku tahu Fifah sangat gugup melihat kontolku yang sedang kukocok. Karena begitu kakunya dia saat aku suruh duduk. Kemudian biar dia tidak begitu gelisah, sengaja aku hidupkan komputerku mengingat posisi Fifah yang duduk membelakangi komputer. Lalu aku berdiri ngocok sekitar 30 cm di belakang Fifah yang sedang duduk di lantai. Memang hanya 2 menit aku ngocok di belakang Fifah yaitu dari jam 17:05-17:07, tapi maniku itu lho... banyak sekali yang keluar...

Tanggal 04-05-2011 jam 16:57 Fifah datang. Sepertinya dia tahu kalau aku memang sengaja ngocok di depannya. Karena seperti kejadian kemarin, saat Fifah masuk ke dalam rumahku, dia sudah mendapati aku dalam posisi ngocok dan mengarahkan kontolku ke arahnya. Apalagi saat dia selesai menyusun bangku, sambil tetap dalam posisi ngocok di depan Fifah, kutanya, "Sekolah kelas berapa?" dan dia menjawab, "Kelas 1 SD," dengan pandangan matanya tepat mengarah ke kontolku yang sedang aku kocok. Sesaat setelah menjawab pertanyaanku, Fifah langsung berlari keluar rumah seperti sengaja menghindar. Ah... anak perempuan kelas 1 SD aja sekarang sudah tahu tentang kontol yang dikocok. Tepat saat Fifah berlari itu aku pun nembak mani...